-Tujuan
Dalam perusahaan, product life cycle umumnya digunakan untuk membantu dalam menentukan berbagai keputusan bisnis, mulai dari jadwal periklanan, strategi pemasaran, penetapan harga, perluasan jangkauan pasar, peluncuran produk baru hingga redesign packaging product.
1.TAHAP PERKENALAN (INTRODUCTION)
Tahapan Perkenalan adalah tahapan pertama dalam siklus hidup produk dimana produsen memperkenalkan produk barunya kepada pasar atau masyarakat umum.
Pada tahun 1995, PTI meluncurkan produk terbarunya kosmetika kecantikan berlabel halal dengan merk Wardah. Namun, belum bisa berjalan dengan baik dikarenakan rekanan manajemen yang kurang baik. PTI kembali mencoba mengembangkan Wardah pada tahun 1996 dengan tetap bekerja sama dengan agen dalam pemasarannya. PTI mengambil reaksi cepat menyikapi krisis tersebut di saat pesaing-pesaing lain tidak berproduksi. Setelah melewati masa krisis selama empat bulan, PTI justru mengembangkan pasar. Ide untuk membuat kosmestik khusus untuk komunitas muslimah baru muncul sepuluh tahun kemudian.
2. TAHAP PERTUMBUHAN (GROWTH)
Tahap Perkembangan (Growth) adalah tahap dimana produk yang diperkenalkan tersebut sudah dikenal dan diterima oleh konsumen.
Pada tahun 1999-2003 penjualan merk Wardah pada masa tersebut melonjak pesat. Pabrik lain di Kawasan Industri Jatake Tangerang didirikan dan mulai beroperasi pada tahun 2001. PTI mulai memodernisasi perusahaan pada tahun 2002-2003. Perusahaan ini mulai masuk ke pasar umum yang memerlukan perubahan dari segi internal. Selain itu, juga melalui program promosi dan membina tim promosi.
3.TAHAP KEDEWASAAN (MATURITY)
Peningkatan Omset penjualan yang mulai melambat, bersaing dengan ketat dan berjuang dalam merebut pangsa pasar dengan pesaing-pesaingnya.
Terlihat melejit sejak lima tahun terakhir, Wardah berkembang menjadi salah satu merek kosmetik terbesar di Indonesia. Tahun lalu, PT Paragon Technology & Innovation (perusahaan holding yang menaungi Pusaka TradisiIbu) mengklaim kinerja produknya mampu melampaui merek Martina Berto, dengan pertumbuhan bisnis mencapai 50%. Kepada Majalah SWA bulan lalu, Wardah berhasil meraih market share kira-kira 30%. Marketing Manager Wardah Beauty Salman Subakat mengatakan 300 varian produk kosmetiknya yang beredar di pasaran saat ini telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Bahkan pihaknya bangga karena menjadi perusahaan kosmetik asli dalam negeri yang mampu menjadi kompetitor produk asing.
4.TAHAP PENURURNAN (DECLINE)
Pada tahap ini pembeli memiliki kekuatan besar, dan pembeli bisa secara tiba-tiba switching (beralih) ke produk kompetitor dan mengacuhkan Wardah. Salah satu faktor switching adalah kekecewaan pembeli terhadap produk Wardah. Untuk itu, diperlukan layanan konsumen untuk mengantisipasi hal tersebut. Dalam hal ini Wardah membuka layanan konsultasi pelanggan di situs Wardah. Dalam mengantisifasi ancaman produk subsitusi Wardah Kosmetika selalu meng up to date teknologi, yang mana konsumen biasanya selalu manja dan tidak senang dengan hal-hal yang rumit, disinilah Wardah Kosmetika selalu memadukan teknologi terbaru dalam produk dengan keinginan pasar saat ini, sehingga produk penganti yang melengkapi kekurangan dapat diminimalir.






.jpg)



.jpg)
.jpg)
.jpg)